Loading...

CARA MEMANDIKAN BAYI ANAK PERTAMA YANG BARU LAHIR

Cara memandikan bayi yang baik dan benar memang membutuhkan kehati-hatian dan pengalaman. Oleh karena itu bagi ibu muda yang baru pertama kali memiliki anak terkadang merasa takut memandikan sendiri bayi yang baru lahir karena belum berani menyentuh sang bayi dengan alasan susunan tulang bayi yang masih lembut.

cara memandikan bayi yang baru lahir

Akhirnya keputusan untuk menyewa jasa bidan pun menjadi pilihan utama dalam memandikan bayi. Ini memang cukup bagus untuk menghindari kesalahan akibat minimnya pengetahuan kita. Namun apa yang terjadi jika kita dalam kondisi sendiri, dalam artian sang bidan tidak bisa melayani? Apakah akan masih memaksakan diri untuk memandikan bayi? Kami menyarankan untuk tidak melakukan hal itu, sebab ini menyangkut keselamatan bayi Anda tercinta. Oleh karena kami pun bersimpati memberikan pengetahuan secara garis besar mengenai cara memandikan bayi baru lahir yang dapat Anda simak di bawah ini.
Cara memandikan bayi yang baru berusia seminggu adalah menggunakan spons atau kain yang dibasahi air hangat. Basuh wajah dan tangan bayi selama seminggu pertama serta bersihkan juga area popok (alat kelamin dan bokong) setiap kali mengganti popok anak.
Bila tali pusar bayi sudah kering, lepas, serta bekas lukanya sudah sembuh total, Anda dapat memandikan bayi di wadah yang lebih besar dan sesuai ukuran tubuh bayi. Misalnya menggunakan baskom, baby bather, atau baby bath bed. Meskipun bayi belum bisa bergerak banyak, jangan pernah sekalipun meninggalkan bayi. Selain itu, pastikan keran air dalam kondisi tertutup.
Berapa kali dalam sehari bayi dimandikan? Bayi baru lahir sebenarnya cukup dimandikan 3 kali dalam seminggu karena bayi tidak banyak bergerak dan tidak terekspos debu di luar rumah. Terlalu sering memandikan bayi justru dapat membuat kulit bayi kering. Lain halnya bila bayi sudah lebih besar dan aktif, berkeringat, serta merangkak ke sana kemari.
Memandikan bayi sebaiknya hanya memakan waktu paling lama 5 menit. Namun hal ini pun tergantung kepada respons bayi Anda terhadap waktu mandi. Ada bayi yang senang berlama-lama bersentuhan dengan air hangat, sementara bayi lain justru menangis selama dimandikan. Bila memang bayi menangis, coba Anda mandi bersama dengannya sebagai cara menenangkan bayi. Di sisi lain, terlalu lama memandikan bayi akan membuat air mandi menjadi dingin sehingga bayi rentan sakit.  (Baca juga: Cara memijat bayi yang benar)


Peralatan mandi yang harus disiapkan :

1. Bantal dan Handuk

Jika Anda hanya ingin melap bayi Anda, maka penggunaan bantal dan handuk akan sangat membantu proses ini, apalagi tangan Anda kan harus terus-menerus memegang si kecil. Letakkan bantal yang dibungkus dengan handuk dan baringkan bayi Anda di atasnya. Jangan lupa, kegiatan ini sebaiknya Anda lakukan dalam ruangan yang tertutup, agar bayi Anda tidak kedinginan.

2. Bak mandi bayi

Sebelum Anda membawa bayi Anda untuk dimandikan, pastikan bak mandi bayi sudah tersedia dan siap pakai. Anda dapat melapis dasarnya dengan handuk atau spons, agar bayi Anda merasa lebih nyaman dan juga aman. Penggunaan bak mandi ini biasanya untuk bayi yang sudah agak besar.

3. Kain waslap

Anda juga akan memerlukan kain waslap atau spons mandi untuk bayi. Mulailah membuka pakaiannya satu per satu agar ia tidak kedinginan. Basuh tubuhnya mulai dari bagian leher ke bawah.

4. Bola kapas

Bola kapas sangat membantu untuk membersihkan bagian sekitar mata bayi. Mulailah membersihkannya mulai dari bagian dalam matanya ke arah bagian luar. Gunakan bola kapas yang berbeda untuk setiap mata.

5. Handuk bertopi

Handuk bertopi sangatlah baik untuk mengeringkan bayi Anda setelah mandi. Ingatlah, jangan menggosok-gosokkan handuk tersebut ke badannya, karena nanti kulitnya bisa lecet. Cukup ditepuk-tepuk hingga kering.

6. Popok bersih

Sebelum Anda memakaikan baju kepadanya, sediakan dulu popok bersih untuknya.

7. Alkohol

Jika tali pusar bayi Anda masih menempel, maka Anda bisa menggunakan alkohol untuk menjaga kebersihannya. Namun begitu, sebaiknya tanyakan dulu pada dokter Anda apakah memang penggunaan alkohol tersebut dibolehkan untuk bayi Anda.

8. Produk kulit bayi

Banyak kontoversi seputar penggunaan lotion dan bedak untuk bayi. Yang jelas, hindari penggunaan produk yang menggunakan parfum, serta hindari pemakaian bedak bubuk, karena bisa menimbulkan gangguan pernafasan pada bayi Anda.

9. Sabun bayi

Pemakaian sabun, sebenarnya bisa menganggu stabilitas pH tubuh bayi Anda. Padahal, pH tubuhnya tersebut bisa membantu melindunginya dari berbagai kuman. Nah, apapun sabun bayi yang Anda pilih, usahakan untuk memilih produk yang bebas parfum dan hypoallergenic. Pemakaian sabun pun tidak perlu setiap hari… cukup 1 kali setiap minggu atau bahkan setiap 2 minggu, hingga bayi Anda tumbuh lebih besar dan berinteraksi dengan lebih banyak kotoran.

10. Shampoo bayi

Pilihlah yang tidak perih buat matanya. Gunakan shampoo 1 atau 2 kali setiap minggu. Caranya, jatuhkan 2 atau 3 tetes shampoo pada kepala bayi Anda, lalu gosoklah kulit kepalanya secara perlahan-lahan.

11. Gunting kuku

Setelah ia mandi, kukunya menjadi sangat lunak. Makanya ini merupakan waktu yang baik untuk merapihkan kukunya.

12. Sikat halus

Untuk membersihkan kerak atau kotoran yang melekat di kulit kepala bayi Anda, gunakanlah sikat yang sangat halus. Anda bisa melakukannya setiap hari, setelah mandi.


Berikut ini cara memandikan bayi yang aman:

  1. Pilih ruangan dengan suhu ruangan yang tidak terlalu dingin maupun terlalu panas. 
  2. Siapkan sabun mandi dan sampo khusus bayi, handuk, popok bersih, serta pakaiannya di sekitar Anda. 
  3. Bila memakai bak atau baskom, penuhi bak untuk menampung air mandi yang hangat dengan air setinggi 7 cm saja. Hindari mencampurkan cairan ke dalam air mandi bayi Anda, air bersih saja sudah cukup.
  4. Masukkan bayi ke dalam air dimulai dari kakinya dan letakkan salah satu tangan Anda untuk menopang leher serta kepala bayi. Lalu, tuangkan air hangat ke tubuh bayi agar ia tidak kedinginan.
  5. Gunakan sabun dalam jumlah sedikit saja supaya kulit bayi tidak kering. 
  6. Gunakan kain atau spons mandi untuk membasuh sabun dari arah atas ke bawah, dan depan ke belakang. Selanjutnya, sabuni area kepala menggunakan sabun, diikuti area mata dan wajah tanpa menggunakan sabun, serta area kemaluannya. 
  7. Bilas tubuh bayi dengan air kemudian keringkan tubuhnya. 
  8. Angkat bayi dengan tangan Anda menopang leher serta kepalanya, dan tangan lainnya menopang bagian bokongnya.
  9. Kunci jari-jari Anda mengeliling paha kecil bayi agar bayi tidak tergelincir dari tangan Anda. 
  10. Jika memungkinkan, ajak pasangan untuk memandikan bayi dan untuk menggendong bayi menggunakan tangan yang kering agar memperkecil risiko bayi tergelincir.
  11. Bungkus bayi dalam handuk dan tepuk-tepuk tubuhnya perlahan untuk memastikan seluruh area tubuhnya kering. 
  12. Jika kulit bayi masih dalam tahap pengelupasan, oleskan lotion khusus bayi setelah mandi. Kemudian, pakaikan popok, pakaian, dan Anda pun selesai memandikan bayi. (PA)
Itulah cara memandikan bayi yang baik dan benar khususnya bagi ibu yang baru pertama kali memiliki anak

 Baca juga: