Loading...

Waspadai Tanda Dan Gejala Retardasi Mental Pada Anak

Tanda Dan Gejala Retardasi Mental Pada Anak - Mungkin bagi anda masih terdengar agak asing tentang istilah retardasi mental. Apa itu retardasi mental? Retardasi mental adalah kondisi dimana tingkat kecerdasan atau intelegensi anak kurang mulai dari dia lahir hingga anak-anak. Kondisi ini sering timbul biasanaya dipicu oleh beberapa faktor seperti keturunan, kelaianan kromosom, adanay gangguan metabolisme ibu ketika mengandung, bayi lahir prematur, karena adanya cidera kepala pada bayi ketika dilahirkan akibat dari alat bantu lahir, infeksi waktu ibu hamil, penyakit yang diderita ibu ketika hamil seperti kencing manis.

Retardasi mental saat ini banyak terjadi pada anak-anak di Indonesia. Prosentasenya meningkat tiap tahunnya. Retardasi mental bisa dideteksi dengan dilakukannya tes IQ. Yaitu tes untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak. Dan berikut ini adalah rentang hasil tes IQ seorang anak bisa dikatakan mengidap kelainan retardasi mental :
  • Retardasi Mental Lambat Belajar jika hasil tes IQ : 89 – 90
  • Retardasi Mental Taraf Perbatasan jika hasil tes IQ : 70 – 84
  • Retardasi mental Ringan jika hasil tes IQ : 55 – 69
  • Retardasi Mental Sedang jika hasil tes IQ : 36 - 54
  • Retardasi mental Berat jika hasil tes IQ : 20 - 35
  • Retardasi Mental sangat Berat jika hasil tes IQ : 0 - 19

Dan berikut ini adalah tanda dan gejala jika anak mengalami kelaianan retardasi mental :

mental anak

Tanda dan gejala retardasi mental anak

1. Adanya gangguan kognitif
Yang dimaksud dengan kognitif adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kecerdasan otak. Misalnya kemampuan untuk menghitung, berfikir.

2. Keterlambatan mengungkapkan dan menangkap bahasa
Anak dengan retardasi mental, akan mengalami kesulitan untuk mengerti bahasa yang diungkapkan orang lain dan juga kesulitan untuk mengungkapkan kata-kata pada orang lain

3. Lingkar kepala di atas atau di bawah normal.
Jika ada anak dengan lingkar kepala yang abnormal yaitu di atas atau di bawah normal, maka anak ini beresiko mengalami retardasi mental.

4. Kemungkinan keterlambatan Pertumbuhan
Tanda dan gejala retardasi mental lainnya adalah kemungkinan keterlambatan pertumbuhan. Biasanya anak yang mengalami retardasi mental, pertumbuhannya akan terhambat.

5. Kemungkinan Gerak tubuh yang tidak normal
Anak yang gerak tubuhnya terlihat aneh dan di luar normal, biasanya dia mengalami retardasi mental.

Itulah beberapa tanda dan gejala anak yang mengalami retardasi mental. Untuk mencegah anak anda mengalami retardasi mental, kiat-kiat yang bisa dilakukan antara lain meliputi melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, menjaga nutrisi waktu hamil, menjaga kesehatan, menjaga kondisi psikologis tetap tenang ketika hamil.

Baca juga :

Demikianlah pembahasan mengenai retardasi mental. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan dan juga pengetahuan anda.